Langsung ke konten utama

Contoh Obat Analgetik

contoh obat analgetik , yaitu:
1.     Celebrex 200 Mg


Celebrex adalah nama obat paten dari obat celecoxib. Celebrex terkenal sebagai obat penahan sakit yang cukup kuat dan banyak digunakan oleh penderita nyeri sendi dan nyeri tulang belakang. Celecoxib yang merupakan termasuk ke dalam obat analgesik atau obat penahan nyeri yang cukup baik. Celexocib tidak seperti analgesik lainnya: celexocib bekerja spesifik hanya pada reseptor saraf nyeri sehingga efek samping yang timbul tidak sebanyak obat analgesik lainnya.
Celebrex dapat diberikan pada kondisi berikut:
1.       Nyeri akut, nyeri tiba-tiba dengan intensitas cukup tinggi pada anggota tubuh
2.       Nyeri yang mengiringi menstruasi (dismenorea)
3.       Nyeri akibat radang tulang
4.       Nyeri radang sendi (osteoatritis)
5.       Rematik sendi
Celebrex tidak boleh diberikan pada kondisi berikut:
1.       Alergi terhadap celecoxib
2.       Alergi terhadap aspirin
3.       Hepatitis (radang hati) dan gangguan fungsi hati berat

Sedangkan pada kondisi berikut, celebrex harus diberikan secara hati-hati dibawah pengawasan dokter:
1.       Asma
2.       Gangguan pembekuan darah
3.       Luka lambung, luka usus
4.       Gangguan fungsi ginjal

EFEK SAMPING
Golongan obat anagesik seperti celebrex dapat meningkatkan risiko penyumbatan pada pembuluh darah jantung, meningkatkan kejadian serangan jantung yang dapat berakibat fatal. Risiko tersebut akan lebih tinggi pada pasien dengan risiko penyakit jantung sebelumnya. Selain pada jantung,
DOSIS
Celebrex tersedia dalam kemasan tabet ukuran 50 mg, 100 mg, 200 mg, dan 400 mg. Celebrex tersedia luas di apotik. Namun karena efek sampingnya yang cukup banyak, penggunaan celbrex sebaiknya di bawah pengawasan dokter. Dosis celebrex untuk dewasa ialah 100-200 mg diminum dua kali sehari. Untuk anak usia di atas 2 tahun, celebrex dapat diberikan dengan dosis 50 mg, diminum dua kali sehari. Sedangkan untuk anak dengan berat badan lebih dari 25 kg, celebrex dapat diberikan dengan dosis 100 mg dua kali sehari. Untuk anak-anak dengan usia di bawah 2 tahun, celebrex belum terbukti aman untuk dikonsumsi sehingga sebaiknya jangan diberikan.


2.     Etodolac

Penggunaan
Garam Etodolac diindikasikan untuk perawatan nyeri pada sendi, kondisi menyakitkan dari tulang dan jaringan lunak, radang sendi, artritis degeneratif, osteoarthritis dan kondisi lainnya

Indikasi 
Etodolac digunakan dalam perawatan, kontrol, pencegahan, & perbaikan penyakit, kondisi dan gejala berikut ini:
·         nyeri pada sendi
·         kondisi menyakitkan dari tulang dan jaringan lunak
·         radang sendi
·         artritis degeneratif
·         osteoarthritis

Cara Kerja
Bekerja menurunkan produksi nyeri yang merangsang bahan kimia.
Efek samping
Berikut adalah daftar efek samping yang memungkinkan yang dapat terjadi dalam obat-obat yang mengandung Etodolac. Ini bukanlah daftar yang komprehensif. Efek-efek samping ini memungkinkan, tetapi tidak selalu terjadi. Beberapa efek samping ini langka tetapi serius. Konsultasi pada dokter Anda jika Anda melihat efek samping berikut, terutama jika efek samping tidak hilang.
·         Radang perut
·         Gangguan visual
·         Nyeri buang air kecil atau sulit
·         Kulit gatal-gatal
·         Asma
·         Rasa pusing

Peringatan
·         Asma
·         Berencana untuk hamil
·         Beritahu dokter jika mengambil pengencer darah lainnya seperti aspirin
·         Berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki ginjal, hati atau gagal jantung, tekanan darah tinggi retensi cairan
·         Bicarakan dengan dokter sebelum merokok atau minum alkohol
·         Dapat meningkatkan risiko gagal jantung atau serangan jantung

Interaksi Obat
Jika Anda mengonsumsi obat lain atau produk toko pada waktu bersamaan, efek dari Etodolac dapat berubah. Ini dapat meningkatkan resiko Anda untuk efek samping atau menyebabkan obat Anda tidak bekerja dengan baik. Katakan pada dokter Anda tentang semua obat, vitamin, dan suplemen herbal yang Anda gunakan, sehingga dokter Anda dapat membantu Anda mencegah atau mengatur interaksi obat. Etodolac dapat berinteraksi dengan obat dan produk berikut ini:
·         Alcohol
·         Cyclosporine A
·         Nateglinide
·         Phenylbutazone
·         Phenytoin
·         Warfarin

Kontraindikasi
Hipersensitivitas pada Etodolac adalah sebuah kontraindikasi. Sebagai tambahan, Etodolac tidak boleh dikonsumsi jika Anda memiliki kondisi berikut:
·         Asma
·         Reaksi alergi setelah mengambil aspirin atau NSAID lainnya
·         hipersensitivitas
·         urtikaria

Penyimpanan

·         Simpan obat di temperatur ruangan, jauh dari panas dan cahaya langsung. Jangan membekukan obat kecuali diperlukan oleh brosur kemasan. Jauhkan obat dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Jangan membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke drainase kecuali diinstruksikan seperti itu. Obat yang dibuang dengan cara ini dapat mengontaminasi lingkungan. Mohon konsultasi pada apoteker atau dokter Anda tentang lebih banyak detil tentang bagaimana membuang Etodolac dengan aman.

pertanyaan :
1. bagaimana efek samping dari obat etodolac?
2. apa kegunaan obat etodolac?
3. pada kondisi seperti apa obat celebrex diberikan?

Komentar

  1. saya akan membantu menjawab no 3

    celebrex dapat diberikan pada kondisi yaitu : nyeri akut, nyeri tiba-tiba dengan intensitas cukup tinggi pada anggota tubuh nyeri mengiringi menstruasi ( dismenorea )nyeri akibat radang tulang nyeri radang sendi (osteoatritis) rematik sendi.

    BalasHapus
  2. saya akan menjawab pertnyann no 2
    etodolac juga dapat digunakan dalam perawatan,kontrol,pencegahan, dan perbaikan penyakit,kondisi dan gejala atritis degeneratif dan osteorathritis

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ingin menambahkan pertanyaan no 2, Etodolac umumnya digunakan untuk meringankan rasa sakit dari berbagai kondisi. Etodolac juga dapat mengurangi rasa sakit, pembengkakan dan kaku sendi dari artritis.

      Hapus
  3. hai kak, dsini saya akan mencoba menjawab efek samping yang dapat terjadi dalam obat-obat yang mengandung Etodolac,efek samping yang memungkinkan yang dapat terjadi dalam obat-obat yang mengandung Etodolac. Ini bukanlah daftar yang komprehensif. Efek-efek samping ini memungkinkan, tetapi tidak selalu terjadi. Beberapa efek samping ini langka tetapi serius. Konsultasi pada dokter Anda jika Anda melihat efek samping berikut, terutama jika efek samping tidak hilang.
    Radang perut,Gangguan visual,Nyeri buang air kecil atau sulit,
    Kulit,gatal-gatal,Asma,Rasa pusing

    BalasHapus
  4. Etodolac umumnya digunakan untuk meringankan rasa sakit dari berbagai kondisi. Etodolac juga dapat mengurangi rasa sakit, pembengkakan dan kaku sendi dari artritis. etodolac juga dapat digunakan dalam perawatan,kontrol,pencegahan, dan perbaikan penyakit,kondisi dan gejala atritis degeneratif dan osteorathritis

    BalasHapus
    Balasan
    1. berdasarkan mekanisme yang telah dipaparkan dan mekanisme kerja nya dapat disimpulkan bahwan obat ini memiliki indikasi sebagai analgetik terutama pada pengobatan osteorathritis

      Hapus
  5. efek sampingnya yaitu sakit perut, heartburn ringan atau nyeri lambung, diare, sembelit.
    kembung.
    pusing, sakit kepala, gelisah.
    gatal atau ruam pada kulit.
    radang tenggorokan, hidung tersumbat.
    pandangan kabur.
    telinga berdenging

    BalasHapus
  6. Kalau saya mau beli etodolac serbuk dari mana kak?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Analgetik

Nyeri merupakan suatu keadaan yang tidak nyaman dan menyiksa bagi penderitanya. Namun terkadang nyeri dapat digunakan sebagai tanda adanya kerusakan jaringan. Nyeri merupakan suatu tanda terhadap adanya berbagai gangguan tubuh, seperti infeksi kuman, peradangan dan kejang otot (Guyfon, 1996). Rasa nyeri sendiri dapat dibedakan dalam tiga kategori : 1.   Nyeri ringan    : sakit gigi, sakit kepala, nyeri otot, nyeri haid. Dapat iatasi dengan asetosal, parasetamol bahkan placebo. 2. Nyeri sedang   : sakit punggung, migrain, rheumatik. Memerlukan analgetik perifer kuat. 3. Nyeri hebat     : kolik/kejang usus, kolik batu empedu, kolik batu ginjal, kanker. Harus diatasi dengan analgetik sentral (Katzung, 1998). Rasa nyeri dalam kebanyakan hal hanya merupakan suatu gejala, yang fungsinya adalah melindungi dan memberikan tanda bahaya tentang adanya gangguan-gangguan di dalam tubuh, seperti peradangan (rematik, ...

turunan etilendiamin

Etilendiamin . Etilendiamin mempunyai efek samping penekanan CNS dan gastro intestinal.  Antihistamin tipe piperazin, imidazolin dan fenotiazin mengandung bagian etilendiamin. Pada kebanyakan molekul obat adanya  nitrogen kelihatannya merupakan kondisi yang diperlukan untuk pembentukan garam yang stabil dengan asam mineral. Gugus amino alifatik dalam etilen diamin cukup basis untuk pembentukan garam, akan tetapi atom N yang diikat pada cincin aromatik sangat kurang basis.  Elektron bebas pada nitrogen aril di delokalisasi oleh cincin aromatik. Struktur resonansi yang menunjukkan delokalisasi elektron adalah sbb.                                   Adanya penurunan kerapatan elektron pada N, menjadi kurang basis dan protonasi pada posisi ini berlangsung lambat. Fenbenzamin merupakan salah satu a...